Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), melalui televisi berbayarnya Indovision, Top TV, dan Okevision melanjutkan kerja sama dengan TNI.
Perusahaan milik taipan Hary Tanoesoedibjo tersebut memberikan perangkat Indovision beserta televisi untuk Komandan Rayon Militer (Koramil) di 365 titik wilayah seluruh Indonesia yang terletak di daerah terkecil.
Sebelumnya, MBC Sky bekerja sama dengan TNI untuk pemasangan perangkat Indovision di Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgaspamtas) dan pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan total target pemasangan sebanyak 200 pos.
"Karena berbatasan dengan negara lain, akses informasi terkini mengenai Indonesia sangat penting diberikan kepada prajurit yang berada di wilayah perbatasan atau wilayah terluar NKRI, sehingga dapat mengimbangi informasi yang didapat dari negara tetangga," ujar Direktur Utama MNC Sky Vision Rudy Tanoesoedibjo di Jakarta, Selasa (30/9).
Lewat kerja sama ini, ratusan Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan bisa menikmati program siaran televisi dalam negeri melalui pemasangan Indovision.
Panglima TNI Moeldoko menyatakan, kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan wawasan para anggota TNI di Satgaspamtas yang bertugas menjaga perbatasan Indonesia. Sebab, selama ini para anggota kerap kesulitan memperoleh informasi baik itu yang bersifat pendidikan ataupun hiburan.
"Ada 365 kecamatan atau Koramil yang belum terkonektivitas. Berarti putus informasi akan terjadi. Indikatornya orang di perbatasan dapat infonya dari luar. Lagu kebangsaan Malaysia lebih sering mereka dengar dibandingkan lagu dalam negeri. Akhirny mereka mengatakan kehadiran negara tidak terasakan," ucap Moeldoko.
Perusahaan milik taipan Hary Tanoesoedibjo tersebut memberikan perangkat Indovision beserta televisi untuk Komandan Rayon Militer (Koramil) di 365 titik wilayah seluruh Indonesia yang terletak di daerah terkecil.
Sebelumnya, MBC Sky bekerja sama dengan TNI untuk pemasangan perangkat Indovision di Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgaspamtas) dan pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan total target pemasangan sebanyak 200 pos.
"Karena berbatasan dengan negara lain, akses informasi terkini mengenai Indonesia sangat penting diberikan kepada prajurit yang berada di wilayah perbatasan atau wilayah terluar NKRI, sehingga dapat mengimbangi informasi yang didapat dari negara tetangga," ujar Direktur Utama MNC Sky Vision Rudy Tanoesoedibjo di Jakarta, Selasa (30/9).
Lewat kerja sama ini, ratusan Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan bisa menikmati program siaran televisi dalam negeri melalui pemasangan Indovision.
Panglima TNI Moeldoko menyatakan, kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan wawasan para anggota TNI di Satgaspamtas yang bertugas menjaga perbatasan Indonesia. Sebab, selama ini para anggota kerap kesulitan memperoleh informasi baik itu yang bersifat pendidikan ataupun hiburan.
"Ada 365 kecamatan atau Koramil yang belum terkonektivitas. Berarti putus informasi akan terjadi. Indikatornya orang di perbatasan dapat infonya dari luar. Lagu kebangsaan Malaysia lebih sering mereka dengar dibandingkan lagu dalam negeri. Akhirny mereka mengatakan kehadiran negara tidak terasakan," ucap Moeldoko.
Sumber: BeritaSatu

0 komentar:
Posting Komentar