Selamat Datang, Salam "BELA NEGARA" , "NKRI HARGA MATI"
Home » » Mentan Janji Buka Lahan Jagung dan Peternakan Sapi di Perbatasan

Mentan Janji Buka Lahan Jagung dan Peternakan Sapi di Perbatasan

Written By Jurnal Pertahanan on Senin, 06 Februari 2017 | 18.53

JP - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Bupati Belu Willy Lay dan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran. Mentan berjanji akan membangun lahan jagung dan pengembangan sapi seluas 20 ribu hektar.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (6/2/2017), pertemuan dua bupati ini guna memenuhi permintaan mahasiswa pada acara Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia di Bumi Perkemahan Cibubur, kemarin Sabtu (3/2). Dalam pertemuan tersebut, Mentan didampingi Kepala Badan Litbang Pertanian M Syakir dan Staf Ahli Bidang Infrastruktur Pertanian, Ani Andayani.

Mentan Amran menyampaikan rencana pengembangan jagung di Kabupaten Malaka tahun 2017 seluas 10 ribu hektar dan secara bertahap menjadi 50 ribu hektar. Sedangkan Kabupaten Belu akan fokus membangun sentra sapi indukan dan sapi perah dengan target 100 ribu ekor secara bertahap dalam lima tahun ke depan, setiap tahun 20 ribu ekor. 

Pengembangan jagung di Kabupaten Malaka dibantu Menteri Pertanian berupa benih dan pupuk, traktor roda 4 sebanyak 10 unit, pompa air 10 unit dan ekskavator. Bantuan akan ditingkatkan lagi setelah berhasil menanam jagung. Sedangkan pendanaan pengembangan sapi diharapkan dari kredit perbankan. 

"Wilayah perbatasan kita bangun dan dijadikan lumbung pangan untuk ekspor ke negara tetangga. Ini sesuai arahan Bapak Presiden membangun mulai dari pinggiran," ujar Amran.
Mentan Janji Buka Lahan Jagung dan Peternakan Sapi di PerbatasanFoto: Dok Kementan

Sehubungan dengan ini, Bupati Belu memberikan apresiasi atas kebijakan dan terobosan baru Menteri Pertanian. "Saya mengapresiasi ini dan Saya siap berkomitmen mewujudkan sentra sapi di Belu," kata Willy Lay.

Sementara Bupati Malaka mengatakan terima kasih atas dukungan penuh Menteri Pertanian dan siap menjalankan mengembangkan jagung. Petani di Malaka hanya memiliki lahan sebagai satu-satunya aset dan apabila disiapkan bantuan dan modal, tentunya akan meningkatkan produksi jagung sehingga mampu mensejahterakan petani.

"Saya yakin produksi jagung akan melimpah, dibangun industri pakan ternak, dipasarkan di dalam negeri dan siap diekspor ke Timor Leste. Petani kami akan lebih sejahtera," ujar Stefanus Bria Seran.

Tindaklanjut dari pertemuan tersebut, Bupati Belu dan Bupati Malaka segera mengkoordinasikan langkah operasional dan teknis di lapangan dan Menteri Pertanian menjadwalkan mengunjungi ke lokasi tersebut.

Sumber: Detik
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

Defence Media Center

Kementerian Pertahanan

HARI BELA NEGARA 2015

HARI BELA NEGARA 2015

PERHATIAN

"Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut"

Terima kasih

Admin

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. JURNAL PERTAHANAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger