Selamat Datang, Salam "BELA NEGARA" , "NKRI HARGA MATI"
Home » » Panser Anoa, Alat Tempur "Matic" Buatan Pindad

Panser Anoa, Alat Tempur "Matic" Buatan Pindad

Written By Jurnal Pertahanan on Selasa, 19 Maret 2013 | 00.52

Photo:Wikipedia
Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) produksi dalam negeri kini mulai diminati negara-negara luar negeri. Salah satu produsen dalam negeri paling dilirik adalah PT Pindad (Persero). Menurut Kepala Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Iwan Kusdiana, PT Pindad memproduksi sejumlah peralatan, di antaranya senjata, munisi, dan panser. Salah satu paling diminati selain senjata, adalah Panser Anoa.

Iwan menjelaskan, Panser Anoa buatan PT Pindad ini dibuat dengan mesin automatic. "Ini sudah matic. Jadi seperti kita mengendarai Honda Jazz atau lainnya posisi di D itu dia sudah jalan sendiri. Mesinnya kita pakai Renault, transmisinya ZR, sehingga bisa dikendarai dengan sistem otomatis," kata Iwan di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat  bulan Oktober 2012.

Cuma bedanya, lanjut Iwan, bagaimana pun juga Panser Anoa merupakan kendaraan tempur, di mana saat melaju di medan-medan yang sangat extrem seperti di lumpur atau lainnya, maka tidak direkomendasikan di posisi D. "Kita rekomen posisi 1 atau 2 untuk menyeimbangkan dengan medannya," kata dia.

Iwan menjelaskan, mesin matic Panser Anoa bisa diatur dalam posisi full otomatis atau dibatasi gigi otomatisnya. "Jadi kalau di lokasi extrem dia bisa main di posisi 1 atau posisi 2, tidak perlu diatur sampai full otomatis," ujar dia.

Menurutnya, negara-negara luar memang menunjukkan ketertarikannya terhadap Panser Anoa ini. Dan PT Pindad juga akan melakukan kustomisasi sesuai permintaan negara berminat. "Misalnya Filipina, dia minta mesinnya pakai mesin Mercy. Jadi kita sesuaikan permintaan dia," kata dia.

Meski begitu, Iwan mengakui, belum ada satu negara pun yang sudah deal untuk membeli alutsista buatan PT Pindad, khususnya Panser Anoa. Semua masih dalam tahap penjajakan.

"Belum ada deal. Yang sudah ada deal itu cuma dari dalam negeri. Negara luar yang sudah penjajakan, itu Malaysia, kemarin dia minta 31 Panser Anoa. Brunei Darussalam 10 buah. Ada juga dari Irak. Kalau fix, nanti ada kontrak pembelian," ujar Iwan.

Anoa Paling Laris

Panser Anoa menjadi produksi PT Pindad yang paling laris terjual. Meski, pembelinya masih dalam negeri, seperti TNI dan Polri. Bahkan, karena Anoa ini, penjualan PT Pindad menjadi melambung. "Secara penjualan sedikit, tapi omzetnya besar. Kita sampai 2008, ada omzet Rp1,13 triliun. Karena itu penjualan PT Pindad didongkrak oleh penjualan Anoa," ujar Iwan.

"Itu omzet dalam negeri saja. Karena harga untuk luar negeri itu beda," ujarnya.

Pada tahun 2008, dia menambahkan, TNI memesan 154 buah Panser Anoa berbagai tipe. Untuk tahun 2011 TNI memesan 11 Panser Anoa tipe APC. "Tahun ini pesan 61 unit," kata dia.

"Tipe Anoa itu ada tipe APC, Ambulan, Recovery, Logistik, Amunisi. Itu sudah tersebar di berbagai Kodam. Siliwangi, Makassar, Timika, dan lain-lain," ujarnya.

Iwan menjelaskan, Panser Anoa memang digunakan untuk pengamanan juga. "Biasanya pengamanan tamu-tamu penting VVIP atau ada kunjungan Presiden keluar kota," ujar Iwan.

Sumber: vivanews


Kendaraan tempur pengangkut personil (APC : Armoured personal carrier) dengan sistem penggerak 6 roda simetris, dirancang khusus untuk kebutuhan ALUTSISTA TNI-AD khususnya satuan kavaleri Dirancang dan di produksi oleh anak bangsa khusus untuk TNI, Ukuran dan operasional di sesuaikan dengan bentuk tubuh TNI dan doktrin dan taktik tempur TNI sebagai komitmen pindad dalam pemenuhan seluruh alutsista TNI Panser ini dapat mengangkut 10 personil dengan 3 orang kru, 1 driver 1 commander dan 1 gunner. dilengkapi dengan mounting senjata 12,7 mm yang dapat berputar 360 derajat.

Specification
220Hp, 2500 Rpm
650 Nm, 1300 -1600 Rpm
650 Nm, 1300 -1600 Rpm
Compression Ratio
19.5
 
Model
ZF S6 - 680
Type
Manual

6 Forward , 1 reverse
Gear Ratio
1st 2nd 3rd 4th 5th 6th Reverse
Axle
Model
ZF S6 - 680
Axle qty
3

Semua bergerak
Axle steer
2 axle , depan dan tengah
Steering
Menggunakan sistem Hidrolik
Suspension
Independent suspension menggunakan torsion bar

Service
sistem Disc brake
Parking
Integral to drive line, Spring activated,hydraulically released
Electrical sistem
Battery
24 Volt 85 Ah ( 4 pcs x 12v)
Wheel &Tire
1400 R20 / 18Ply
 
Velg R20
BBM Capasity
160 ltr
Body Construction

Armoured steel tebal 10 mm
Floor
Mild steel tebal 10 mm

Besi square tebal 3,5 x 40 x40 mm
Glass
Armoured glass tebal 30 mm
Exit Acces

sistem mekanik torsi bar

Ramp door sistem hidrolik dan swing mekanik
Man Hole
5 unit sistem mekanik torsi bar pada roof bodi
Emergensi door
Masing-masing 1 unit pada sisi kiri dan kanan bodi
Armament
Gun mounting
1 unit untuk kaliber 12,7 mm
Granade asap
Cal. 60 mm, masing-masing 3 buah pada sisi kanan

4 lubang tembak pada sisi kanan


-5o ? 45O

360o
Weapon
1 x 12,7 mm
Amunition
500 x 12,7 mm
Air conditioner
12 Pk , 3 unit blower
Fire Extinguisher Tool
3 unit , 1 unit to front & 2 unit to back
Pioneer Tool
1 buah linggis , 1 buah singkup , 1 buah kapak ,
Equipment
Indicator
Baterai ,Tekanan minyak lumas, Temp. air pendingin
Lamp
Lampu Tempur ( black out ) 2 bh di depan, 2 bh di belakang

Communication Port
Document Bag


 
Performance  
Max Speed
92 km /hr
 
45o
 
45o
Side Slope
35%
Gradient
60%
 
0,6 m
 
1,5 m
OPTION ALKOM  
Radio HF  
- Frequency area
2 - 30 Mhz
- Frequency Reference
HF-90M/INA (komersial tipe 718)
- Burst
100 Watt ( with PA)
- Antenna
3 m with Automatic Antenna Tuner
Radio VHF  
- Frequency area
30 - 88 Mhz
- Frequency Reference
PR1077, atau VHF-90M/INA
- Burst
50 Watt ( with PA)
- Antenna
3 m with Automatic Antenna Tuner
Master Communication Control  
- Radio I/O
Max 2 port (two way audio,PTT/Squels)
- Audio I/O
Communication bus ( Multiwire )
- Crew control sig
Communication bus
- PS Input
24 VDC dari PSU
- PS ke Crew
Communication bus 24 VDC
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

Defence Media Center

Kementerian Pertahanan

HARI BELA NEGARA 2015

HARI BELA NEGARA 2015

PERHATIAN

"Bagi Sobat Readers ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Sobat Readers, mohon cantumkan link aktif artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut"

Terima kasih

Admin

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. JURNAL PERTAHANAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger